Desa Curug
Secara administrasi Desa Curug masuk dalam wilayah kecamatan Curug, Kota Serang. Terletak di tengah-tengah kecamatan Curug, berdekatan dengan kantor kecamatan, jarak tempuh dari kota kecamatan 500 m dalam waktu 5 menit. Jarak dari Kota Serang sekitar 5 km dengan jarak tempuh 25 menit.
Secara geografis luas wilayah 168 hektar dengan batas wilayah sebagai berikut : sebelah barat berbatasan dengan Desa Sukawana, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Tinggar, dan sebelah utara berbatasan dengan Desa Sukajaya. Wilayahnya terdiri dari sawah tadah hujan seluas 36 ha, 23 ha tegal/ladang, 97 ha pemukiman, 3 ha tanah perkebuan rakyat, 7 ha tanah fasilitas umum (kas desa), dan 2 ha perkantoran pemerintah. Secara kelembagaan Desa Curug terbagi dalam 7 RW dan 11 RT.
Total penduduknya berjumlah 3.546 orang yang terdiri dari laki-laki berjumlah 1.284 orang dan perempuan berjumlah 1.722 orang yang terbagi dalam 841 kepala keluarga. Penduduknya masyoritas bermatapencaharian pokok sebagai petani. Da sisanya bergerak sebagai buruh tani, buruh swasta, PNS, pengrajin, pedagang, peternak, montir dan dokter.
Pendidikan formal dan non formal berjalan dengan baik. Tingkat pendidikan formal yang ditempuh masyarakat dari total jumlah penduduk dengan spesifikasi sebagai berikut:
- belum sekolah sebanyak 664 orang, usia 7-45 tahun tidak pernah sekolah 211 orang, pernah SD tapi tidak tamat 217 orang
- tamat SD/sederajat 1042 orang
- tamat SLTP/sederajat 897 orang
- tamat SLTA/sederajat 493 orang
- D2 9 orang
- S1 11 orang, dan
- tamat S2 sebanyak 2 orang
Pendidikan non formal lebih cenderung pada pendidikan keagamaan dalam bentuk majlis ta’lim yang dilaksanakan 2 mingguan, Taman Kanak-kanak Al-Qurán, Taman Pendidikan Al-Qurán, pondok pesantren, dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan skill dan keterampilan.
Lembaga pemerintah di Desa Curug cukup terbangun dengan baik dengan aparat dan sarana yang memadai. Sudah ada pemerintahan desa yang dikepalai oleh seorang kepala desa hasil pemilihan. Sudah terbentuk Badan Perwakilan Desa yang melakukan musyawarah desa. Sedangkan lembaga kemasyarakatan yang ada terdiri dari Organisasi Karang Taruna, PKK, organisasi pemuda, LKMD dan kelompok gotong royong. Lembaga-lembaga kemasyarakatan ini cukup aktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan olah raga, sehingga masyarakat Desa Curug cukup dinamis.
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, beberapa potensi ekonomi yang dikembangkan diantaranya potensi Industri kerajinan, Industri pakaian, Industri bahan bangunan, home industri, pembuatan tempe, daun kaung untuk djadikan bungkus rokok, pembuatan batu bata, Warung kelontong, perusahaan angkutan, Tengkulak dan Usaha peternakan. Ditunjang dengan sarana transportasi yang baik, potensi-potensi ekonomi di atas berkembang cukup pesat. Bahka, dalam bidang pertanian, Desa Curug pernah mengadakan pelatihan pembuatan pupuk organik bekerjasama dengan LIPI.
Potensi pertanian (tanaman pangan) terdiri dari Padi seluas 7 ha yang menghasilkan rata-rata 10 ton per-ha, ubi kayu seluas 4 ha (6 ton per-ha), Perkebunan rambutan 9 ha (45 ton/ha), mangga 4 ha (8 ton per-ha), kehutanan dengan hasil hutan utama bambu menghasilkan sebanyak 7783 batang pertahun.
Usaha peternakan, terutama peternakan ayan dijadikan usaha oleh masyarakat pada umumnya. Kapasitas ternak yang dihasilkan adalah ; ayam sebanya 450.000 ekor pertahun dan bebek 300 ekor pertahun. Serta produksi hasil ternak berupa telur sebanya 250 kg /tahun dan daging yang dapat mencapai 900.000 kg/tahun.